Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Boracay Beach (http://asia.etbtravelnews.com/)
Dream - Filipina memang bukan negara dengan penduduk mayoritas Muslim. Tapi, negeri jiran itu tengah gencar mendorong “ kesadaran halal” di tempat-tempat tujuan wisata mereka.
Kebijakan ini tentu saja untuk menggeret wisatawan Muslim dunia agar berbondong datang ke Filipina. Program “ kesadaran halal” ini digencarkan setelah peluncuran Philippine Halal Tourism Project, pekan lalu.
Sekretaris Departemen Pariwisata Filipina, Ramon Jimenez Jr., mengatakan, negaranya tak mau ketinggalan untuk ikut menikmati kelegitan kue bisnis wisata syariah dunia, yang nilainya mencapai US$ 200 miliar atau sekitar Rp 2.625 triliun.
Proyek yang diluncurkan di SMX Convention Center, Kota Pasay, itu merupakan bagian dari program kerja 100 hari Departemen Pariwisata Filipina, bekerja sama dengan Komisi Nasional Muslim Filipina (NCMF), Kamar Dagang dan Industri Halal Filipina (Hiccip), dan Crescent Rating, perusahaan pemeringkat wisata Muslim yang berbasis di Singapura.
Untuk program ini, Departemen Pariwisata Filipina dan berbagai organisasi terkait menyiapkan dapur-dapur dan fasilitas halal di 43 hotel, resort, restoran, dan berbagai tujuan wisata lain di negara itu. Untuk jaminan, semua dipastikan “ bersertifikat halal.”
“ Hal terbaik dan terpenting untuk menjamu wisatawan adalah makanan. Dan jika Anda tidak menyediakan makanan halal, maka ada segmen masyarakat yang tak terlayani,” ujar Jimenez, sebagaimana dikutip Dream dari Inquirer.net, Senin 12 April 2016.
Mengutip hasil survei Crescent Rating, Jimenez menyebut Filipina menjadi salah satu negara di Asia Tenggara yang mampu menggaet 20 hingga 25 persen dari pasar syariah yang nilainya Rp 2.625 triliun itu.
Dan saat ini, pasar yang sudah siap bagi Filipina adalah wisatawan Muslim dari Malaysia. Peningkatan kedatangan mereka menjadi nomor satu, dengan tingkat pertumbuhan double-digit.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya