Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Kemenparekraf
Dream - Kawasan Hutan Kemasyarakatan (HKm) Juru Seberang tengah digalakkan untuk menjadi destinasi unggulan baru Belitung. Kawasan bekas tambang timah lepas pantai ini punya pemandangan pesisir yang menawan, dilengkapi tur taman wisata mangrove yang menenangkan.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menginginkan kawasan ini dapat terintegrasi dengan Bukit Peramun. Sehingga bisa menjadi destinasi baru unggulan di Kabupaten Belitung.
" Nantinya, lokasi ini akan dijadikan sebagai destinasi unggulan di Kabupaten Belitung dan akan dikembangkan sebagai roadmap untuk masterplan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” ujar Sandiaga di laman resmi Kemenparekraf.

Pengembangan kawasan tersebut dijalankan menggandeng Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Berdasarkan hasil penilaian Indeks Perhutanan Sosial oleh tim Katadata Insight Center (KIC) 2020, Kepulauan Bangka Belitung menjadi provinsi terbaik dalam implementasi skema Hutan Kemasyarakatan (HKm).
Beberapa fokus budidaya yang banyak dilakukan di kawasan ini antara lain pembibitan udang, kepiting dan kerapu. Terdapat dua kolam pembibitan berukuran 40x50 cm dengan kolam pertama membibitkan 200 ribu ekor udang dan 5.000 ekor kepiting.

Sedangkan kolam kedua memelihara 5.000 ekor bandeng dan 1.500 ekor kerapu. Terdapat pula dermaga beserta yacht atau kapal mewah yang dapat dikembangkan sebagai wisata bahari.
" Pada intinya ini adalah kesiapan kita untuk memastikan destinasi-destinasi wisata yang berbasis kearifan lokal, berbasis kelestariaan alam, dan juga ini adalah hutan sosial yang kita rancang sebagai bentuk partisipasi masyarakat untuk memastikan sustainability atau keberlanjutan," kata Sandiaga.

Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan mengatakan pihaknya akan melakukan rapat konsolidasi lanjutan pada pekan depan untuk menyusun rencana.
" Rencana ini akan dilakukan secara bertahap pada 2021-2023. Kami berharap hal ini bisa segera terealisasikan," kata Erzaldi
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya