6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Hasankeyf, Turki (Foto: Get Me Travelled)
Dream - Hasankeyf, salah satu kota di Turki dengan usia lebih dari 10.000 tahun ini diprediksi akan segera tenggelam. Kaya akan sejarah kerajaan Roma, Byzantine, serta Ottoman, Hasankeyf merupakan situs arkeologi yang telah menarik banyak perhatian pengunjung untuk melihat gua serta benteng di sana.
Namun kini, kota ini terancam menghilang dalam beberapa tahun ke depan karena arus banjir yang datang dari proyek Bendungan Ilisu.
Kota ini dihuni oleh sekitar 80.000 penduduk, dan berbagai spesies yang terancam punah, seperti kura-kura cangkang lunak, serta burung red�wattled lapwing. Dengan level air yang semakin meningkat, makhluk hidup di dalamnya pun ikut terancam.
Pemerintah Turki mengatakan bahwa proyek bendungan akan memberikan banyak energi yang disalurkan ke berbagai daerah. Mereka juga telah berjanji untuk merelokasi penduduk dan membangun museum untuk 300 monumen utama yang ada di lokasi. Namun, beberapa penduduk menyatakan bahwa hal tersebut tidaklah cukup.
" Bendungan hanya akan membawa kehancuran bagi kita. Nantinya, kita akan kehilangan warisan budaya dari Hasankeyf. Tidak hanya warisan lokal, namun juga warisan dunia," ujar Ercan Ayboga, hydrologist dari Bauhaus University di Jerman.
Situs sejarah terpopuler di Hasankeyf merupakan ribuan gua bikinan manusia yang tentunya tidak dapat direlokasi ke museum. Pemerintah Turki telah mulai mengisi beberapa gua untuk mencegah erosi ketika ketinggian air meningkat.
Rencana pembangunan bendungan pertama kali dibuat di tahun 1950, dan baru disetujui sekitar tahun 2006. Proyek Bendungan Ilisu sempat tersendat karena adanya masalah finansial di tahun 2008.
Pihak World Bank mendeklarasikan bahwa proyek tersebut tidak memenuhi standar proteksi warisan budaya. Namun, proyek ini masih tetap diharapkan untuk dapat berjalan dalam beberapa tahun ke depan.
(Sumber: travelandleisure.com/Annisa Mutiara Asharini)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
