5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
(Foto: Www.indonesia.travel)
Dream - World Halal Tourism Summit (WHTS) 2016, salah satu event pariwisata internasional untuk wisata halal akan diselenggarakan di Abu Dhabi National Exhibition Centre, Abu Dhabi, UAE, pada 22-23 November 2016 mendatang. WHTS yang sudah menginjak tahun keduanya ini adalah pertemuan terbesar yang pernah dicanangkan oleh pelaku-pelaku wisata halal pada skala global. Dan Indonesia siap ambil bagian dalam event dunia ini.
Pada dua hari acara tersebut akan diselenggarakan pameran dan konferensi yang memberikan pengetahuan dan informasi bagi pengunjung serta delegasi. Selain itu, ada salah satu sesi yang paling ditunggu-tunggu dari WHTS 2016, yaitu World Halal Travel Awards yang bakal diadakan pada 19 November. Penghargaan tersebut mencakup beberapa kategori, seperti praktik wisata halal terbaik dan pelayanan terbaik.
WHTS 2016 sendiri dirancang sebagai acara B2B (Business to Business) untuk mempertemukan buyers dengan brand-brand pariwisata yang beroperasi secara eksklusif di sektor perjalanan wisata halal terkemuka. WHTS akan menawarkan peserta pameran dan pengunjung bermacam peluang bisnis pariwisata halal.
Pada tahun 2015, kegiatan ini diikuti oleh 202 eksibitor, di antaranya perwakilan dari Indonesia, Bosnia, Kenya, UAE, Thailand, Sri Lanka, Maroko, Yordania, Malaysia, Turki, Oman, Palestina, Kroasia, Iran, Mesir, Tanzania, UK, Kanada, Maladewa dan Libanon.
Spesifiknya, WHTS tahun ini mengusung konsep 'Family Friendly Tourism' yang disesuaikan dengan kebutuhan perjalanan wisatawan muslim di mana mayoritas dari mereka mencari destinasi ramah keluarga. Pasar utama wisata halal ini merupakan negara-negara anggota OKI didukung oleh pasar mayoritas non-muslim yang memiliki pertumbuhan populasi muslim cepat termasuk Eropa, Amerika Utara, Tiongkok dan India.
(Sumber: Situs Kemenpar, Pesonaindonesia.travel)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?