Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Ini Daerah-daerah yang Terkena Dampak Letusan Gunung Agung

Reporter : Puri Yuanita
Selasa, 21 November 2017 18:54
Ini Daerah-daerah yang Terkena Dampak Letusan Gunung Agung
Masyarakat di sekitar Gunung Agung, pendaki ataupun wisatawan diminta untuk tidak melakukan aktivitas serta menghindari Zona Perkiraan Bahaya.

Dream - Terjadi letusan di Gunung Agung pada Selasa, 21 November 2017, tepatnya pukul 17.05 WITA.

Pasca letusan terlihat asap tebal berwarna kelabu membumbung tinggi di kawasan puncak Gunung Agung di ketinggian maksimum sekitar 700 meter.

Terkait bencana ini, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral pun telah mengeluarkan pernyataan resmi.

Melalui keterangan resminya, PVMBG mengimbau agar masyarakat tetap tenang namun senantiasa waspada mengikuti rekomendasi PVMBG dalam menghadapi Gunung Agung yang saat ini berada dalam Status Level III (Siaga).

Pihak PVMBG pun menjelaskan jika letusan bertiup ke arah timur-tenggara. Dan hingga saat ini letusan masih terus berlangsung.

Masyarakat di sekitar Gunung Agung, pendaki ataupun wisatawan pun diminta untuk tidak melakukan aktivitas serta menghindari Zona Perkiraan Bahaya, yaitu di dalam area kawah Gunung Agung dan di seluruh area dalam radius 6 km dari kawah puncak Gunung Agung. Ditambah perluasan sektoral ke arah utara-timur laut dan tenggara-selatan-barat daya sejauh 7,5 km.

Zona Perkiraan Bahaya ini bersifat dinamis dan akan terus dievaluasi serta dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling aktual dan terbaru.

Beberapa daerah yang terdampak letusan Gunung Agung ini antara lain Dusun Br. Belong, Pucang, dan Pengalusan (Desa Ban); Dusun Br. Badeg Kelodan, Badeg Tengah, Badegdukuh, Telunbuana, Pura, Lebih dan Sogra (Desa Sebudi); Dusun Br. Kesimpar, Kidulingkreteg, Putung, Temukus, Besakih dan Jugul (Desa Besakih); Dusun Br. Bukitpaon dan Tanaharon (Desa Buana Giri); Dusun Br. Yehkori, Untalan, Galih dan Pesagi (Desa Jungutan); dan sebagian wilayah Desa Dukuh.

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More