Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Venta Rapid (Foto: Zairon/Wikimedia)
Dream - Air Terjun Venta Rapid atau yang dikenal juga dengan nama Ventas Rumba di Latvia merupakan air terjun terendah sekaligus terluas di benua Eropa.
Dengan tinggi sekitar 2 meter, air terjun ini memiliki luas mencapai 270 meter. Bahkan, saat musim kemarau melanda Eropa, air terjun ini masih memililki luas 250 meter.
Pada awalnya, aliran air di Venta Rapid mengalir di atas lapisan Devonian Dolostone, lapisan tersebut rapuh dan mudah terkikis. Seiring berjalannya waktu, lapisan tipis itu pun mulai terkikis secara alami menyisakan lapisan yang lebih kuat dan kokoh. Dari situlah muncul air terjun Venta Rapid dengan aliran airnya yang turun ke bawah.

(Foto: Zairon/Wikimedia)
Pada periode abad pertengahan, air terjun Venta Rapid merupakan kendala terbesar bagi para kapal yang ingin melakukan pengiriman barang. Pada abad ke-17, pembangunan bypass di sekitar air terjun mulai dilakukan. Sayangnya, niat untuk melakukan pengiriman barang lewat air terjun diurungkan karena kondisi air terjun Venta Rapid yang tidak memungkinkan untuk diseberangi.
Ketika musim semi dan musim gugur melanda, volume air dalam air terjun Venta Rapid akan berkurang dan membuat berbagai ikan yang hidup di lingkungan tersebut keluar dengan sendirinya. Hal ini dijadikan kesempatan besar para nelayan yang ingin berburu ikan segar.

(Foto: Marijus Medišauskas/Flickr)
(Sumber: amusingplanet.com/Awalendi EP)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang