Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
(Foto: Instagram Ridwan Kamil)
Dream - Seperti kawasan Kota Lama di Semarang, ternyata Bandung juga memiliki gedung-gedung cagar budaya. Salah satunya terletak di Jalan Pajajaran yang merupakan bekas pabrik kina, bernama Bandoengsche Kinine Fabriek N.V.
Pabrik yang telah didirikan sejak tahun 1896 ini merupakan kawasan industri tertua di Bandung. Dan rupanya hal ini menarik perhatian pemerintah Kota Bandung untuk meresmikannya menjadi kawasan wisata.
Seperti yang diunggah Walikota Ridwan Kamil ke Instagram beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan itu, ia mohon restu dari warganya agar diperlancar dalam mengubah kawasan industri tua itu menjadi kawasan wisata sejarah.
" Warga Bandung, kawasan Pabrik Kina di jln Padjajaran segera akan dikembangkan sebagai kawasan wisata Heritage dan ekonomi kreatif hi-tech. Doakan semoga lancar" , tulis Kang Emil.
Menurut sejarah, gedung yang menempati alamat No. 29-30 ini dirancang oleh arsitek bernama Gnelig Mijling AW pada masa penjajahan Belanda. Sehingga arsitekturnya masih kental dengan gaya kolonial art deco.
Gedung ini diperkirakan akan sukses menarik wisatawan karena letaknya berseberangan dengan Ciampelas. Sedangkan di bagian bawahnya, terdapat terowongan sekitar 2,5 meter yang dapat dilintasi di bawah Jalan Pajajaran.
Beberapa sumber menyebutkan jika gedung ini dulu sempat populer karena mengepulkan asap hitam yang membumbung dari cerobong di atapnya. Asap-asap itu keluar dari pembakaran mesin ketel uap manual Babcox & Wilcox.
Namun akhirnya, mesin ketel ini diganti dengan mesin yang lebih canggih setelah masyarakat sekitar terganggu dengan pencemaran udara akibat asap tersebut.
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari