Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Ilustrasi (Foto: Www.fakttours.com)
Dream - Memasuki minggu terakhir Ramadan, pengaturan keamanan di Tanah Suci Mekah semakin ditingkatkan. Pemerintah setempat memastikan para peziarah dan pengunjung yang melakukan umrah dapat merasakan ketenangan di Masjidil Haram.
Seperti dilansir dari Arabnews, Direktur Patroli Petugas Keamanan, Kolonel Mohammad mengatakan setidaknya akan ada 500 patroli yang dilakukan setiap hari.
Hal itu direncanakan dalam tiga fase, dengan tingkat keamanan dua kali lipat untuk melindungi jamaah umrah dan pengunjung. Kolonel Al-Sheimi menuturkan, rencana fase ketiga akan diberlakukan selama 10 hari terakhir bulan suci. Mereka telah menambah jumlah patroli dan shift jaga hingga 300-500 kali untuk menjaga keamanan jamaah di Masjid Agung.
Sebanyak 2.500 petugas keamanan akan diterjunkan, untuk mendukung 350 personil yang sudah ada. Sedangkan daerah pusat telah dibagi menjadi 19 blok dan benar-benar terlindungi oleh patroli keamanan, terutama di daerah yang jauh.
Divisi keamanan telah melakukan studi sebelum diterjunkan ke lapangan. Peran patroli keamanan di daerah pusat tidak sebatas untuk mengatasi kericuhan saja, namun mereka juga memandu pengunjung untuk mendapatkan akomodasi dan juga mempertemukan anak-anak yang hilang kembali ke keluarga mereka.
Para petugas dibekali HP patroli untuk memantau pusat perbelanjaan dan akomodasi yang melayani jamaah umrah. Selain itu, mereka juga menyamar di dalam atau luar daerah pusat, serta berpatroli di luar saat sholat Tarawih berlangsung.
Bahkan petugas perempuan juga ikut dilibatkan jika kehadiran mereka memang dibutuhkan. Sehingga semua jamaah terhindar dari pencurian dan tindak kejahatan lainnya.
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia



Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya