Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Kapolda Jateng Siapkan Polisi Pariwisata Di Kota Lama Semarang (Foto: Instagram Kemenpar)
Dream - Pariwisata Indonesia maju pesat. Tiap wilayah di nusantara berlomba-lomba mengembangkan dan mempromosikan potensi wisatanya. Berbagai cara ditempuh. Mulai dari membangun destinasi wisata yang ada menjadi semenarik mungkin, menggaungkan atraksi budaya lokal yang dimiliki hingga mengembangkan sektor kuliner dan perhotelan.
Termasuk ibukota Jawa Tengah, Semarang. Pariwisata kota ini juga semakin eksis. Berbagai langkah diterapkan pemerintah setempat bekerjasama dengan beragam institusi demi memajukan pariwisata Semarang. Salah satunya dengan dihadirkannya polisi pariwisata. Ya, kini Semarang punya polisi pariwisata lho.
Polisi pariwisata nantinya akan ditempatkan di kawasan Kota Lama Semarang untuk melayani para wisatawan. Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono menyatakan dirinya mendukung penuh kehadiran polisi pariwisata ini sebagai bagian dari pengembangan kawasan Kota Lama Semarang.
" Sejumlah titik di kawasan Kota Lama Semarang akan berbenah. Kami mendukung dengan semua kekuatan yang kami miliki, dan terus berkoordinasi dengan semua yang terkait," kata Condro dikutip dari keterangan pers tertulis.
Kapolda Jawa Tengah rupanya sudah menginstruksikan Kapolrestabes Semarang untuk menyiapkan personel polisi pariwisata tersebut.
" Saya minta Kapolrestabes menyiapkan polisi dengan kemampuan berbahasa Inggris, harus menebar senyum dan mampu berkomunikasi dengan baik terhadap wisatawan," ujarnya.
Tentu, ini akan mengubah performance polisi di Kota Lumpia itu, kata Condro. Menjadi lebih ramah, lebih friendly, lebih asyik, lebih welcome terhadap wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara.
Dia menambahkan polisi wisata itu akan disesuaikan dengan kearifan lokal. Dan itu, akan diterapkan di berbagai daerah. Condro mencontohkan kawasan dataran tinggi Dieng, polisi pariwisatanya akan menunggangi kuda.
" Misalnya naik kuda pakai topi koboi, jadi bisa menambah atraksi wisata di sana," katanya.
Advertisement

Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol