Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Wisata Kuil Di Jepang (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Otoritas Pariwisata Jepang menerapkan kebijakan baru. Mulai 7 Januari, traveler yang meninggalkan Jepang dikenai pajak keberangkatan sebesar 1.000 yen, setara Rp130 ribu.
Dikutip dari Asia One, kebijakan ini diterapkan dengan tujuan meningkatkan pendapatan untuk mengembangkan sektor pariwisata. Pungutan ini disatukan dengan harga tiket pesawat.
Pajak Wisatawan Internasional ini berlaku untuk semua orang tanpa memandang kewarganegaraan. Mulai dari pengusaha hingga wisatawan berusia di atas 2 tahun terkena pajak ini.

Pemerintah ingin menggunakan dana yang terkumpul lewat pajak ini, yang diprediksi mencapai 50 miliar yen, setara Rp6,5 triliun, untuk meningkatkan infrastruktur pariwisata. Beberapa di antaranya seperti mempercepat proses keimigrasian bandara dan mendorong pengunjung berwisata di luar destinasi populer seperti Tokyo dan Kyoto.
Jepang cukup agresif menggaet wisatawan internasional sebagai pilar baru dalam pertumbuhan ekonomi di sana.

Lebih dari 30 juta warga asing diestimasi telah berkunjung ke Jepang sepanjang 2018. Ini merupakan rekor baru bagi sektor pariwisata Negeri Sakura itu.
Arus kunjungan wisatawan asing ke Jepang pada 2018 cukup stabil. Para wisatawan tersebut berasal dari berbagai negara Asia, khususnya China, Korea Selatan, dan Taiwan.
Jepang menargetkan peningkatan jumlah wisatawan asing mencapai 40 juta pada 2020. Tahun itu bertepatan dengan pelaksanaan Olimpiade.
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram