Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Supriyadi (26 Tahun) Dan Zirli Gita Ayu Savitri (16 Tahun) (Foto: Klikapa.com)
Dream - Beberapa waktu lalu, traveler dihebohkan dengan berita hilangnya dua pendaki di Gunung Semeru. Dua pendaki, Supriyadi (26 tahun) dan Zirli Gita Ayu Savitri (16 tahun) tersesat dan sempat hilang selama 5 hari di Gunung Semeru.
Tim SAR pun dikirim untuk melakukan pencarian ke lokasi. Dan akhirnya, kedua korban yang merupakan warga Kabupaten Cirebon itu, berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada Selasa sore, pukul 16.05 WIB.
Supriyadi dan Zirli ditemukan tim penyelamat di atas Puncak Bukit Boto, Tawonsongo, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Saat ditemukan, kedua korban tengah terdiam di puncak Bukit Boto dengan kondisi lemas dan kaki luka lecet. Luka-luka tersebut disebabkan kedua pendaki sering terjatuh saat melalui medan berat di sekitar air terjun dan kawasan Blank 27.
Lantas bagaimana kisah keduanya hingga mampu bertahan selama 5 hari di Semeru? Menurut Supriyadi dan Zirli, selama tersesat mereka bertahan hidup dengan mengandalkan sumber air terjun. Mereka juga memakan rebung pohon pisang serta pakis.
Supriyadi sempat beberapa kali naik ke puncak bukit untuk berteriak, berharap ada pendaki lain atau tim pencari mendengarnya. Ia juga sempat berhasil mengirim SMS pada temannya untuk memberitahu pada temannya mengenai lokasi di mana ia dan Zirli berada.
Akhirnya, tim penyelamat mulai berhasil mendeteksi keberadaan keduanya. Setelah melakukan proses pencarian yang cukup sulit melewati dua air terjun dan dua bukit, tim pun menemukan Supriyadi dan Zirli.
Kedua pendaki ditandu sebelum akhirnya dibawa menggunakan motor trail untuk kemudian diantar ke Pos Tawonsongo. Kini, kondisi keduanya dilaporkan sudah membaik dan telah berkumpul kembali bersama keluarga.
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
