Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Restoran Di Dubai Dengan Menu Tradisional (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Traveling ke manapun, tidak lengkap rasanya jika tak mencicipi kuliner. Belum lagi belanja barang-barang unik di suatu daerah.
Mastercard meluncurkan hasil survei kota-kota di dunia yang menjadi destinasi utama untuk kuliner dan shopping, Global Destination Cities Index: Indulgences. Indeks ini disusun berdasarkan pengeluaran traveler untuk makan dan belanja di suatu kota.
"Baik di rumah maupun saat di tengah perjalanan, tidak ada yang dapat menyatukan orang-orang selain makanan. Hal ini menjadi pengalaman yang berharga dan memungkinkan orang untuk terhubung dengan budaya, sejarah, dan rasa unik dari setiap tempat yang mereka kunjungi," kata Executive Vice President of Consumer Marketing and Sponsorships Mastercard, Monica Biagiotti, melalui keterangan tertulis diterima Dream.

Restoran dengan menu tradisional Dubai (Foto: Shutterstock)
Sebanyak 162 kota masuk dalam indeks ini. Survei dijalankan pada 2017, mencatat pengeluaran yang cukup signifikan bagi suatu kota.
Empat kota masuk dalam daftar teratas destinasi utama kuliner. Empat kota tersebut yaitu Dubai, Uni Emirat Arab dengan total pengeluaran untuk makan mencapai US$5,94 miliar (setara Rp86,33 triliun), Palma de Mallorca, Spanyol dengan US$3,78 miliar (setara Rp54,94 triliun), Bangkok, Thailand dengan US$3,37 miliar (setara Rp48,98 triliun), dan Paris, Prancis dengan US$3,20 miliar (setara Rp46,51 triliun).

Palma de Mallorca, Spanyol (Foto: Shutterstock)
Untuk kota destinasi utama belanja, Dubai menempati posisi teratas dengan total pengeluaran mencapai US$8,91 miliar (setara Rp129,49 triliun). Posisi kedua ditempati London, Inggris dengan US$8,54 miliar (setara Rp124,12 triliun.
Posisi ketiga ada Mekah, Arab Saudi dengan US$5,76 miliar (setara Rp83,71 triliun). Posisi selanjutnua ditempati Tokyo, Jepang dengan US$5,13 miliar (setara Rp74,56 triliun).

London, Inggris (Foto: Shutterstock)
"Pengalaman merupakan hal utama yang dicari oleh para wisatawan. Oleh karena itu, kami menawarkan program-program seperti Priceless Cities untuk memungkinkan para wisatawan dapat merasakan budaya unik dari setiap kota mulai dari menyeruput anggur di Le Repaire de Bacchuss dalam Printemps Haussmann di Paris atau berbelanja di souq tradisional Dubai dengan sebuah panduan," ucap Monica.
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Jangan Remehkan Obrolan Basa-Basi, Ternyata Bisa Bantu Mengurangi Kesepian dan Menjaga Kesehatan

Sudah Makan tetapi Masih Lapar? Ini 7 Penyebab yang Perlu Anda Ketahui
