JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Ilustrasi Kota Malang (Sumber: Kehendakbaru.wordpress.com)
Dream - Kota Malang resmi menjadi tuan rumah Indonesia Creative Cities Conference (ICCC) yang ke-2 pada 31 Maret-1 April 2016. Untuk mendukung kegiatan ini, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah menyiapkan serangkaian kegiatan seperti Expo (1-5 April), HelloFest Malang Raya (3 April) dan Uklam-Uklam/City Tour (3 April).
ICCC merupakan konferensi kota kreatif yang digelar untuk menghubungkan Indonesia dengan Jaringan Kota Kreatif Dunia. Pada 2012, UNESCO Creative City Network (UCCN) membuka kesempatan bagi kota kreatif di dunia untuk mengirimkan aplikasi agar bergabung dengan Jaringan Kota Kreatif Dunia.
Kemenpar pun meminta 5 kota kreatif yaitu Solo, Denpasar, Pekalongan, Yogyakarta dan Bandung untuk mengirimkan aplikasinya.
Setiap kota diajukan dengan keunggulannya masing-masing. Pekalongan, Denpasar, dan Yogyakarta menonjolkan diri dalam kategori craft. Sementara Bandung dan Solo dengan desain.
" Malang memang tidak ada di antara 5 kota kreatif yang diajukan, dulu kami sempat mengusulkan Malang yang unggul dari segi kuliner, tapi Pak Walikota rupanya ada ide lain," kata Arief Yahya seperti dikutip dari situs Indonesia.travel.
Walikota Malang, Mochammad Anton, mengatakan Malang memiliki potensi yang besar dalam melahirkan ide kreatif digital.
" Tentu ini sebuah penghargaan bagi kami menjadi tuan rumah kedua setelah Solo. Dulu, Malang memang terkenal dengan kuliner, namun kami melihat perkembangan secara parsial, banyak sebetulnya komunitas pemuda kreatif yang sudah meng-internasional di bidang digital, digital animasi misalnya," jelas Mochammad Anton.
Lanjut Mochammad Anton, untuk mencapai tujuan itu maka segala persiapan sedang dilakukan.
" Kami melihat 16 sektor industri kreatif yang bisa mendorong perkembangan ekonomi kreatif Malang. Kami memiliki semua sektornya tapi mesti kami pilih, terutama yang melibatkan banyak anak muda. Kemudian kami membentuk komite Malang kreatif untuk anak muda dan obsesi mereka tinggi," katanya.
ICCC Expo 2016 kali ini akan fokus pada upaya Indonesia menyongsong diberlakukannya Masyarakat Bersama ASEAN (ASEAN Economic Community). Event ini akan melibatkan negara-negara di luar negeri, yaitu beberapa 'sister city' Kota Malang yang tersebar di Eropa maupun Asia, misalnya Jepang, Korea dan Thailand.
Di penghujung acara, putra daerah yang namanya sudah mendunia yaitu Wahyu Aditya, atau yang juga dikenal sebagai penggagas HelloFest, akan turut mengisi acara ICCC Expo 2016.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun