Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
(Foto:Kaskus.co.id)
Dream - Mengunjungi Irak saat ramadan menjadi pengalaman yang tidak terlupakan. Jalan-jalan yang biasanya sepi, mendadak ramai saat malam menjelang ramadan. Semua orang nampak bergegas untuk pergi ke toko minuman, permen dan buah sebelum puasa keesokan harinya.
Masyarakat Irak selalu menyambut bulan ramadan secara istimewa, seolah-olah ini adalah puasa terakhir bagi mereka. Setelah seharian menahan lapar dan haus, maka mereka akan bersiap untuk menggelar jamuan resmi saat berbuka puasa tiba.

Bagi sebagian besar masyarakat Irak, mereka biasanya lebih banyak menyajikan makanan manis yang lezat sebagai hidangan khas pembuka. Mereka biasanya mendatangi toko permen kepunyaan Malek Lubnan untuk membeli kue. Sedangkan bagi yang ingin membeli jus, bisa mendapatkannya di toko Mishmish.
Toko ini terletak di pusat kota Baghdad di distrik Karrada sejak setengah abad lalu. Selama bulan suci Abdulkarim selalu menjual tujuh jenis jus.
" Jus dan kue-kue spesial untuk menyambut ramadan," kata pemilik Mishmish, Abdulkarim Razouqi.

Jus dikemas dalam kantong plastik berwarna-warni yang dihargai sebesar tiga dolar. Jus dari buah delima paling difavoritkan karena mengandung manfaat yang sangat bagus untuk kesehatan. Selain itu, masih ada juga jus anggur dan lemon.
Muslim Syah menjadi kaum mayoritas di Irak yang memulai puasa sejak hari selasa, 5 Juni 2016. Sedangkan bagi penganut Islam Suni malah memulai sejak hari Senin. Kedua aliran ini terkenal selalu berbeda pendapat mengenai datanganya ramadan, sehingga berbeda pula saat memulai menjalankan puasa.

Meskipun berbeda pendapat mengenai penetapan awal ramadan, tapi mereka selalu kompak dalam menyediakan hidang pembuka berupa jus dan kue-kue manis yang nikmat. Seperti misalnya balakva atau dhatleh, semacam kue seperti donat yang disiram dengan lapisan viksol gula alami.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun