JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Mas Bas Saat Di Bali (Foto: Instagram)
Dream - Tak bisa dipungkiri, keindahan alam Indonesia telah berhasil membuat banyak turis mancanegara jatuh cinta. Bahkan tak sedikit dari mereka yang akhirnya betah berlama-lama tinggal di Indonesia hingga enggan pulang.
Seperti bule Prancis satu ini yang belakangan mendadak populer dengan nama Mas Bas. Siapa Mas Bas? Ada cerita menarik apa di balik sosok bule tampan satu ini?

Mas Bas memiliki nama asli Bastien, seorang pemuda Prancis berusia 29 tahun yang sudah kali ke empat berkunjung ke Indonesia. Panggilan 'mas' akhirnya digunakan Bastien karena banyak orang Indonesia yang menyematkan sebutan tersebut sebelum namanya.
Kali ini Mas Bas berencana untuk bisa tinggal di Indonesia selama mungkin. Agar punya waktu lebih untuk mengeksplorasi tanah air.

Ada banyak hal yang membuat Mas Bas jatuh cinta dengan Indonesia. Salah satunya adalah kulinernya. Hal lain yang membuat bule Prancis ini betah berada di tanah air kita adalah karena orang-orangnya yang super ramah. Ditambah lagi, biaya hidup di Indonesia yang terbilang murah.

Bastien sudah singgah ke beberapa kota, seperti Jakarta, Bali, juga Malang. Tak hanya berkunjung dan menetap selama mungkin di tanah air, Mas Bas juga tertarik untuk belajar berbicara Bahasa Indonesia.
Tak tanggung-tanggung, si ganteng ini sampai mengikuti.......................kisah selengkapnya baca di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
