Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Ruang Dalam Masjid Nabawi (Foto: Mardmod.wordpress.com)
Dream - Itikaf secara bahasa berarti 'menetap pada sesuatu'. Sedangkan secara syari, itikaf berarti menetap di masjid dengan tata cara khusus disertai niat. Inilah kebiasaan yang dilakukan Nabi Muhammad SAW di akhir-akhir Ramadan.
Sebagaimana disebutkan oleh Abu Hurairah, " Nabi SAW biasa beritikaf pada bulan Ramadan selama sepuluh hari. Namun pada tahun wafatnya, Beliau beritikaf selama dua puluh hari." (HR. Bukhari No. 2044)
Namun manakah masjid yang paling utama untuk beritikaf?
Ternyata dalam pandangan Islam ada dua jenis masjid yang paling utama untuk beritikaf.
1. Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjidil Aqsa
Ketiga masjid tersebut adalah seutama-utamanya masjid sehingga seseorang dianjurkan untuk melakukan perjalanan ke sana demi beribadah. Dari Abu Hurairah Nabi SAW bersabda,
" Janganlah sengaja melakukan perjalanan (dalam rangka ibadah) selain pada tiga masjid: Masjidil Haram, Masjid Rasul SAW, dan Masjidil Aqsa." (Muttafaqun ‘alaih).
2. Masjid besar yang banyak jemaahnya
Setelah ketiga masjid itu, para ulama Hanafiyah berpendapat bahwa masjid yang paling utama untuk beritikaf adalah masjid besar yang banyak jemaahnya. Sedangkan para ulama Syafi'iyah dan Hambali menyatakan bahwa masjid yang utama untuk beritikaf adalah masjid besar yang di dalamnya dilaksanakan solat Jumat.
Selengkapnya baca di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun