Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Wisatawan Mancanegara Menjajal Wisata Voluntourism Di Flores (Foto: Travel Sparks)
Dream - Setelah ditetapkan sebagai salah satu dari 10 destinasi top nasional, kota Flores di Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai banyak dilirik wisatawan. Tak hanya pelancong lokal, turis-turis dari mancanegara pun mulai berdatangan ke NTT.
Perkembangan ini disambut baik oleh Nila Tanzil pendiri Travel Sparks, sebuah biro perjalanan wisata yang berkonsep social enterprise pertama di Indonesia. Dengan mengusung konsep voluntourism, ia mengajak banyak wisatawan mancanegara untuk ikut membantu program pemberdayaan masyarakat di pedalaman Flores.
" Itu gabungan dari volunteer dan tourism jadi wisatawan akan diajak berwisata sambil melakukan kegiatan sosial secara sukarela," terang Nila yang dijumpai di kawasan Jakarta Pusat.
Diakui Nila, selama ini 90 persen dari para pelanggan berasal dari mancanegara. Ketertarikan mereka begitu tinggi untuk tinggal selama sembilan hari di Flores.
Kesempatan itu mereka manfaatkan untuk mengunjungi berbagai obyek wisata seperti menjelajah keindahan Danau Kalimutu, Labuan Bajo, Pantai Pink atau berinteraksi dengan masyarakat di Desa tradisional Bena dan Bajawa.
Selain itu, masih banyak pula permintaan untuk mencoba boat trip ke Taman Nasional Komodo. Di tempat ini, wisatawan akan merasakan sensasi berbeda saat mencoba diving dan snorkling. Keindahan biota lautnya digadang-gadang sebagai salah satu yang terbaik di dunia.
Kemudian dapat dilanjutkan dengan island hopping dan menyaksikan binatang komodo yang sudah sangat langka di dunia. Atau dapat mencoba mendaki ke Wae Rebo yang sudah mendapat penghargaan dari UNESCO Asia Pasific Heritage Awards for Cultural Heritage Conservation.
" Paling banyak paket wisata tiga hari, empat malam biasanya mereka akan memilih untuk menikmati pulau-pulau terpencil yang masih alami," imbuhnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya