AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Ifrane, Maroko (Foto: Plus.google.com)
Dream - Sebagai salah satu negara Timur Tengah, Maroko dikenal memiliki iklim yang cenderung panas. Bahkan di waktu-waktu tertentu, panas di negara ini bisa mencapai temperatur ekstrem.
Namun siapa mengira, jika di negara panas ini terdapat sebuah kota 'ajaib' yang justru dikenal sangat sejuk bahkan memiliki salju. Adalah Kota Ifrane yang kerap dijuluki sebagai Swiss-nya Maroko.
Ya, julukan itu disematkan pada Ifrane lantaran kota ini konsisten memiliki cuaca dingin layaknya di Swiss. Dilansir dari situs Visit Morocco, Ifrane terletak di ketinggian 1.664 Mdpl. Dahulu kota ini dibangun oleh penjajah Perancis pada tahun 1930. Sisa peninggalan Prancis pun masih terlihat hingga kini dari sejumlah bangunan bergaya Eropa yang ada di Ifrane.
Iklim sejuk kota tersebut yang kontras dengan kota-kota sekitarnya seperti Marrakech dan Fez, membuat penjajah Prancis tertarik untuk membuat pusat administrasi di sana kala itu. Tak cuma sejuk, pepohonan dan rumput hijau juga menjadi daya tarik lain Ifrane.
Pada musim dingin, suhu di Ifrane bisa menjadi sangat rendah. Nyaris seluruh kota akan ditutupi salju. Bahkan temperatur di Ifrane pernah mencapai minus 24 derajat celcius, menjadi suhu yang terendah di benua Afrika.
Setelah merdeka dari pendudukan Prancis, kota ini mulai dihuni penduduk asli. Seiring waktu Ifrane semakin diperbesar dan ditambahkan berbagai fasilitas mulai dari masjid hingga universitas.
Kini, Ifrane pun menjelma menjadi sebuah kota modern yang banyak dikunjungi sebagai destinasi wisata. Iklim uniknya membuat banyak pelancong dari berbagai negara tertarik datang dan menghabiskan waktu berlibur dengan bermain ski dan salju.
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli