Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Menjadi pelajar internasional di Selandia baru adalah pengalaman yang luar biasa, namun terkadang ada pula tantangannya. Tapi di balik semua tantangan itu, ada banyak alasan mengapa kamu harus belajar di luar negeri. Salah satunya, belajar di negara baru akan membuka pengetahuanmu kepada cara baru untuk hidup dan cara belajar baru.
Di Selandia Baru kamu bisa mendapatkan gaya belajar praktis yang mendorong pemikiran kreatif daripada belajar dengan menghafal. Selain itu, kamu akan mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang berbagai tempat dan orang dengan berinteraksi dengan budaya baru, seperti budaya Maori yang unik di Selandia Baru.
" Saya benar-benar merasa diterima di Selandia Baru sejak pertama saya datang ke Selandia Baru. Meskipun terkadang saya merindukan rumah, namun selalu ada sesuatu yang mampu mengalihkan rasa rindu saya, seperti teman yang baik, lingkungan yang menyenangkan, dan banyak lainnya. Bahkan institusi tempat saya menuntut ilmu pun bertanggung jawab untuk memastikan bahwa saya diperhatikan dengan baik selama berada di Selandia Baru," ungkap Candy Gunawan, alumni Le Cordon Bleu, Welington Selandia Baru yang saat ini memiliki toko kue bernama Quenelle Patisserie.
Tentu rasa rindu rumah akan muncul secara tiba-tiba. Untuk itu, berikut adalah lima tips untuk membuat kamu menikmati waktu di Selandia Baru.
Mengobrol dengan Banyak Orang
Berbicara dengan orang lain adalah cara yang baik untuk membantu kamu berhenti merasa sedih saat pertama kali tiba di Selandia Baru. Terkadang, memang sulit berbicara dengan seseorang yang tidak kamu kenal, terutama jika bahasa Inggris bukan bahasa utama kamu.
Jadi mulailah perlahan berbicara dengan orang di sebelah kamu di kelas atau dengan seseorang di lantai yang sama dengan tempat tinggalmu. Jika kamu tinggal di homestay atau berbagi flat dengan orang lain, keluarlah dari kamarmu dan berbicara dengan keluarga homestay-mu atau teman flat kamu.
Menangkal Rasa Rindu Rumah
Merasa rindu saat pertama kali tiba di negara lain adalah hal yang wajar. Semuanya baru dan berbeda, bahkan hal sederhana seperti membeli makanan di supermarket bisa terasa seperti tantangan. Ketika kamu mulai merindukan rumah, cobalah menemukan sesuatu untuk mengalihkan pikiranmu, pergi jalan-jalan atau pergi ke gym, atau fokus mengerjakan tugas-tugas sekolah. Kamu juga bisa menghubungi teman atau anggota keluarga di rumah, tapi cobalah untuk tetap fokus pada apa yang kamu sukai dari kehidupan barumu, bukan apa yang membuat kamu tidak bahagia. Ini akan membantu kamu merasa lebih positif.
Jangan Takut untuk Bertanya dan Meminta Bantuan
Siswa di Selandia Baru diharapkan dapat menantang guru dan dosen mereka dengan mengajukan pertanyaan - begitulah cara Selandia Baru terlibat dalam proses akademik. Jadi jika kamu tidak mengerti sesuatu, mintalah penjelasan. Penting juga untuk mengajukan pertanyaan dalam situasi lain. Orang Selandia Baru suka membantu jadi jika kamu tersesat atau kamu tidak yakin bus mana yang harus ditumpangi, bertanyalah.
Jaga Kesehatan dan Tetap Aktif
Menjaga pola makan, tidur yang cukup dan berolahraga bisa membantu kamu tetap sehat dan membuat kamu merasa bahagia. Bergabunglah dengan tim olahraga atau mendaftar ke gym di universitas kamu - keanggotaan biasanya gratis. Berjalan dengan teman adalah cara lain yang baik untuk tetap aktif, jadi ajaklah sekelompok siswa internasional lainnya untuk berjalan-jalan di akhir pekan. Sebagian besar dewan kota memiliki daftar kegiatan jalan-jalan lokal di situs mereka.
Atur Pengeluaran Kamu
Stres memikirkan uang dapat mengalihkan perhatian kamu dari studimu. Studylink memiliki kalkulator perhitungan biaya hidup untuk membantu kamu menyusun anggaran yang realistis saat menuntut ilmu di Selandia Baru. Begitu kamu telah memiliki perencanaan keuangan, upayakan untuk tidak mengeluarkan terlalu banyak uang. Periksa saldo bank secara teratur, terutama jika kamu menggunakan kartu Eftpos - kamu bisa kesulitan mengetahui apa saja yang telah dibelanjakan.
Nah, Sahabat Dream tertarik untuk menempuh studi di Selandia Baru? Simak informasi lengkapnya di sini ya: http://studyinnewzealand.govt.nz.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya