Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
(Sumber: Bobotoh.id)
Dream - Awal Mei 2016, Bandung akan dibanjiri ribuan sepeda onthel klasik nan unik. Ibukota Jawa Barat itu memang akan kembali menggelar even wisata akbar bertajuk 'Bandoeng Laoetan Onthel'.
Even pada 6-8 Mei 2016 bakal menjadi ajang yang ditunggu-tunggu warga Bandung dan wisatawan.
Nah para traveler, pastikan Anda menyempatkan waktu untuk melihat bagaimana Lapangan Gasibu di depan Gedung Sate dan di Jalan Diponegoro, Bandung dipenuhi ribuan sepeda onthel.
Dilansir dari situs Kementerian Pariwisata, Indonesia.travel, acara ini diperkirakan akan dihadiri lebih dari 20 ribu onthelis dari seluruh Indonesia dan mancanegara.
Hadir pula para ahli sepeda, perwakilan komunitas sepeda di seluruh dunia, serta beberapa duta besar negara pendukung.
Kegiatan ini juga menghadirkan penjualan onderdil sepeda kuno terbanyak beserta kostum unik terbanyak yang jarang Anda lihat.
Dalam rangkaian acara ini, Anda akan disuguhi keseruan aksi teatrikal Bandung Lautan Api di mana akan ada dentuman bunyi lodong (meriam tradisional dari bambu) dan bunyi petasan. Ada juga adegan peperangan yang diiringi pembacaan naskah. Aksi teatrikal tersebut menggambarkan bagaimana suasana peperangan saat peristiwa Bandung Lautan Api 1946.
Selain untuk memperingati peristiwa Bandung Lautan Api, kegiatan Bandoeng Laoetan Onthel juga digelar untuk memperingati hari lahir Paguyuban Sapedah Baheula Bandoeng. Selain itu, juga untuk mempererat tali silaturahmi di antara para onthelis se-Indonesia dan melibatkan komunitas onthel dunia.
Bandoeng Laoetan Onthel akan dihadiri pula oleh onthelis dari beberapa negara seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Belanda, Jerman dan Rusia.
Termasuk juga kolektor serta ahli sepeda klasik dunia, antara lain Andre Koopmans, Jos Rietveld, Theo de Kogel dan Otto Beajoun.
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha