Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Setelah puas menikmati wahana air dan deburan ombak Pantai Carocok Painan. Saatnya mencoba menyusuri kawasan wisata alam yang mendebarkan. Ya, mari kita melalui jalanan yang berkelok dan menanjak tajam untuk mencapai Bukit Langkisau di Pesisir Selatan, Sumatera Barat.
Beberapa kali rombongan dibuat terpejam saat jalan yang dilalui menanjak terlalu tinggi. Untaian doa sempat terlantun dari bibir wisatawan. Sebenarnya pemandangan di sisi kanan dan kiri manawarkan pemadangan yang menakjubkan. Namun dapat menjadi medan berbahaya bagi pengendara mobil atau motor yang belum terbiasa.
" Jangan naik kemari kalau belum pandai menyetir, soalnya di bawah jurang," ungkap Ujang yang menjadi Pemandu Wisata.
Ketegangan berangsur reda saat tiba di sebuah kawasan datar yang berfungsi sebagai pelataran parkir. Dengan menaiki beberapa anak tangga, wisatawan akan mendapatkan pemadangan yang luar biasa indahnya.
Subhanallah, sembari berteduh di bawah jejeran pohon rindang, terlihat bentangan Teluk Painan menyapa dari bawah. Landscape kota Painan ikut memanjakan mata yang mulai terbuai angin pegunungan.

Bukit Langkisau berbentuk seperti dataran landai tanpa pembatas berujung. Hamparan kebun-kebun penduduk yang berbentuk bebukitan menambah suasana menjadi mengagumkan. Tempat ini menjadi destinasi yang keren untuk berfoto dengan latar laut, kota dan langit biru.
Puas dengan pemandangan laut nan lepas, kini waktunya menguji fisik. Di sisi sebelah kanan areal parkir memang terdapat areal outbond. Dan bagi pecinta olahraga pemicu andreanalin dapat merasakan keseruan meluncur di atas ketinggian dengan mencoba flying fox. Destinas ini juga rutin dijadikan sebagai lokasi festival paralayang setiap tahunnya.
Lima pemuda nampak bercengkerama seraya berfoto di bibir tebing. Mereka mengaku para mahasiwa dari Padang yang sengaja datang berlibur setelah ujian.
" Kita menginap di bawah, refreshing mumpung libur. Sama teman-teman sekampus menginap di bawah situ," ujar Handy sambil menunjuk di bagian dataran yang agar rendah.
Meskipun di area sekitar belum terdapat hotel. Tak perlu khawatir karena penduduk sekitar juga telah menyiapkan home stay yang nyaman untuk wisatawan.
" Kami dapat Rp 4,5 juta dua hari satu malam untuk satu rumah, nampung banyak orang," tutupnya.

Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya