Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Ilustrasi (Foto: Thrillophilia)
Dream - Dataran tinggi Gayo memiliki banyak ragam pesona mulai dari keindahan alam, budaya, sejarah hingga sajian kuliner khas yang tiada tandingannya. Salah satunya Pesona Danau Lut Tawar, suasana alam berhawa dingin yang dibalut keunikan adat istiadat sampai kesenian yang mendunia hingga sejarah panjang suku Gayo yang kesemuanya bisa kita rasakan sembari meleburkan diri dalam kenikmatan kopi Arabikanya.
Untuk merasakan seluruh pesona dari dataran tinggi Gayo ini, wisatawan tidak perlu khawatir, khususnya para pecinta alam bisa menikmati dalam kegiatan Camping 100 Tenda yang akan digelar 19-20 Agustus mendatang di Ujung Batu Danau Lut Tawar, Aceh Tengah.
Kegiatan yang merupakan bagian dari Calendar of Event (CoE) ini menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh Reza Fahlevi sebagai daya tarik atraksi wisata petualangan unggulan yang dikemas secara unik dan disuguhkan khusus kepada para komunitas yang ingin bersahabat dan hidup bebas bersama alam.
" Atraksi wisata ini hadir untuk menyapa komunitas dan peminat wisata khusus yang ingin menikmati pesona alam Gayo dengan berbagai aktivitas menarik yang telah dipersiapkan oleh panitia. Sekaligus even ini menjadi media efektif dalam rangka mempromosikan dataran tinggi Gayo sebagai salah satu Destinasi Wisata Agro dan Adventure dengan view perkebunan kopi," ungkap Reza Fahlevi, dikutip dari keterangan pers tertulis, Rabu 16 Agustus 2017.

Kegiatan Camping 100 Tenda, sebut Reza sudah digelar untuk ketiga kalinya setelah sukses diselenggarakan pada tahun 2015 dan 2016 dengan jumlah peserta yang terus meningkat, baik dari Aceh sendiri maupun dari luar Aceh.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Aceh Rahmadhani menyebutkan, Camping 100 Tenda diharapkan dapat berjalan sukses dengan bertambahnya antusiasme peserta yang dapat memberikan dampak positif bagi daerah, baik secara ekonomi, sosial budaya dan lingkungan.
" Kegiatan Camping 100 Tenda tidak hanya menjadi wahana efektif dalam rangka menperkenalkan dan mempromosikan pesona alam dan budaya masyarakat Gayo kepada peserta, tapi juga membangun motivasi dan tanggung jawab moral anak-anak muda di Aceh untuk lebih mencintai dan menjaga tanah Gayo dari berbagai kerusakan dan kehancuran akibat tangan-tangan jahil," ungkap Rahmadhani.
Sementara itu, Ketua Panitia Camping 100 Tenda Ridwansyah mengungkapkan, kegiatan yang didukung sepenuhnya Disbudpar Aceh tersebut menjadi ajang memperkenalkan Aceh sebagai salah satu destinasi wisata halal terbaik dunia.
" Ada sejumlah agenda menarik yang kami siapkan untuk disuguhkan kepada peserta Camping 100 Tenda meliputi touring Danau Lut Tawar, Ngopi Bareng, Penanaman Pohon, Live Music, Shalat Bersama, Atraksi Seni Budaya, permainan dan banyak kegiatan seru lainnya," ungkap Ridwansyah bersemangat.
Pendaftaran Camping 100 Tenda, sebut Ridwan telah dimulai sejak 17 Juli dan akan ditutup 17 Agustus hanya dengan biaya pendaftaran Rp100 ribu/orang dan Rp200 ribu/keluarga.
" Bagi yang sudah mendaftar, peserta akan memperoleh konsumsi, souvenir, bibit pohon, lampion dan lain-lain. Bagi yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat melalui akun Instagram camping100tenda atau CP No. 0822 7667 9959," terangnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang