Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Kampoeng Ramadhan Jogokariyan (Foto: Www.saisane.com)
Dream - Beragam cara dilakukan masyarakat untuk menyambut dan memeriahkan Ramadan. Tak sedikit pula yang unik dan kreatif, seperti dilakukan warga Kampung Jogokariyan, Yogyakarta.
Setiap tahunnya selama Ramadan, Kampung dan Masjid Jogokariyan menggelar agenda rutin bertajuk 'Kampoeng Ramadhan Jogokariyan'. Menariknya, acara ini bukanlah program khusus yang hanya boleh diikuti warga kampung tersebut. Siapa saja boleh ikut.
Digelar selama sebulan penuh, Kampoeng Ramadhan Jogokariyan (KRJ) terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan menarik. Apa saja? Berikut ulasannya.
Pasar Sore Ramadan
Pasar Sore Ramadan merupakan program andalan KRJ. Kegiatan ini sudah cukup populer di masyarakat, tak hanya Yogyakarta bahkan orang-orang dari daerah lainnya. Sekitar 250 pedagang lebih akan menjajakan aneka takjil di sepanjang Jalan Jogokariyan tiap sore.
Itikaf 10 Hari Full
Kegiatan ini akan diadakan pada 10 hari terakhir Ramadan. Kampoeng Ramadhan menyediakan program paket khusus bagi mereka yang ingin beritikaf 10 hari secara penuh. Dengan membayar biaya pendaftaran tertentu, para peserta akan mendapatkan fasilitas selama Itikaf, misalnya makan sahur, buka puasa bersama, fasilitas menginap di Kampung Jogokariyan, dan mengikuti kajian-kajian Islami bersama ustaz-ustaz terkenal hingga mendapatkan buletin Idul Fitri.
Tarawih ala Madinah dan Gaza
Kegiatan lain yang tak kalah menariknya dari KRJ adalah pelaksanaan Tarawih ala Madinah dan Gaza. Yang dimaksud Tarawih ala Madinah adalah Tarawih dengan membaca 1 juz penuh. Meski terbilang cukup berat, Tarawih ala Madinah ini banyak diminati jamaah.
Sementara di 4 hari pertama Ramadan, pihak penyelenggara Kampoeng Ramadhan bekerjasama dengan Lembaga Sosial Sahabat Al-Aqsha, mendatangkan Imam Syeikh dari Palestina. Lantunan syahdu ayat suci Alquran di sholat Tarawih yang diimami langsung oleh Syeikh dari Palestina, ditambah lagi tausiyah dan siraman rohani, akan membuat momen Ramadan menjadi kian khusyuk dan bernilai.
Tertarik mengikuti acara Kampoeng Ramadhan 2016? Lihat informasi selengkapnya di masjidjogokariyan.com.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?