Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Shutterstock)
Dream - Travelling telah menjadi gaya hidup untuk sebagian besar masyarakat Indonesia. Maka tak heran jika kesempatan long weekend atau liburan tahunan, selalu dimanfaatkan untuk menyusun berbagai itinerary di dalam dan luar negeri.
Hal itu penting dilakukan jauh-jauh hari untuk mendapatkan harga terbaik dalam mencari tiket penerbangan, hotel hingga destinasi yang akan dituju. Untuk memudahkan langkah tersebut, baru-baru ini mesin pencarian global Skyscanner.co.id telah mempublikasikan serangkaian data yang dirancang untuk membantu wisatwan Indonesia dalam menghemat biaya perjalanan domestik di tahun 2017.
Panduan yang dikenal sebagai 'Panduan Evolusi Harga' ini menunjukan tarif rata-rata perjalanan pulang-pergi dari 10 kota populer di Indonesia. Kemudian data diolah berdasarkan pola harga selama dua tahun terakhir yang kemudian menunjukan tarif rata-rata penerbangan di seluruh bandara lokal di Indonesia tahun ini.

Dari grafik yang dirilis Skyscanner.co.id, perbangan pada bulan Mei, tak ada satu pun dari 10 kota tersebut yang menunjukan tarif Ekonomis. Namun pada periode hari raya Juni-Juli, tiket perbangan menuju Jakarta mengalami penurunan. Hal itu berbanding terbalik dengan tradisi mudik masyarakat Indonesia yang lebih banyak pulang ke daerah.
Namun, jika Sahabat Dream ingin berlibur pada periode akhir tahun, bisa mengunjungi Bali, Yogyakarta, Lombok, Surabaya, Medan, Labuhan Bajo, Makassar, Semarang dan Padang yang menunjukan grafik hijau dengan perhitungan jauh lebih murah dibanding kota lainnya.

“ Kita percaya bahwa Panduan Evolusi Harga ini dapat membantu wisatawan domestik Indonesia berhemat. Bila wisatawan Indonesia memanfaatkan panduan ini, kita yakin mereka dapat mengalokasikan lebih banyak budget untuk pengalaman wisata yang lebih maksimal di lokasi,” jelas Yulianto Balawan, Senior Marketing Manager Skyscanner.co.id.
Buat kalian yang ingin liburan ke Bali, data Skyscanner.co.id memprediksikan bahwa Januari akan menjadi saat yang terbaik untuk berangkat. Penerbangan termurah berikutnya dapat diakses pada September dengan prediksi tarif pulang pergi berkisar pada Rp2,2 juta.
" Prediksi ini didasari oleh data yang sudah kami kumpulkan dalam dua tahun terakhir. Oleh karena itu, wisatawan domestik dapat menggunakan prediksi ini untuk mendapatkan tarif paling ekonomis ketika merencanakan liburan selanjutnya," pungkasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya