6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
VietJet (Foto: Airlinequality.com)
Dream - Sales Mission yang digelar Kementerian Pariwisata (Kemenpar) di Ho Chi Minh, Vietnam, Senin 3 April 2017 serta Hanoi, Rabu 5 April 2017, sudah digeber total. Hasilnya, ada semangat Indonesia incorporated yang terbangun.
Konjen RI untuk Ho Chi Minh, Jean Anes, ikut bergabung dalam membantu pengembangan ranah pariwisata. Salah satu aksinya, mengawal penjajakan kerjasama dengan VietJet Air agar membuka rute Ho Chi Minh-Jakarta.
" Dari aspirasi warga Ho Chi Minh dan sejumlah travel agent yang ada, mereka ingin menuju obyek wisata Indonesia dengan penerbangan langsung. Sampai saat ini belum ada pesawat yang melayani penerbangan dari Vietnam langsung ke lokasi wisata," kata Konjen RI untuk Ho Chi Minh, Jean Anes, dikutip dari keterangan pers tertulis, Kamis 6 April 2017.
Tak ingin menyia-nyiakan waktu, Jean pun ikut mendorong salah satu maskapai Vietnam, VietJet untuk terbang ke Indonesia. Rencananya, penerbangan perdana untuk rute itu akan dimulai pada pertengahan tahun ini. " Pertengahan tahun ini VietJet akan terbang dari Ho Chi Minh ke Jakarta, sebagai uji coba," kata Jean.
Jean melanjutkan, VietJet nantinya tak hanya membuka rute Ho Chi Minh-Jakarta, tetapi juga Ho Chi Minh-Bali. Namun, untuk rute yang kedua itu akan dibuka setelah mengkaji pelaksanaan rute Ho Chi Minh-Jakarta.
" Warga Ho Chi Minh dan sejumlah travel agent yang ada maunya satu. Mereka ingin menuju obyek wisata Indonesia dengan penerbangan langsung. Bukan transit ke Jakarta seperti selama ini. Terlalu lama dan berbiaya mahal jika ke Bali atau Jogja harus mampir Jakarta dulu. Sebab sampai saat ini belum ada pesawat yang melayani penerbangan dari Vietnam langsung ke lokasi wisata," ungkapnya.
Konektivitas udara memang menjadi kendala kedua negara. Sebab, saat ini hanya ada satu penerbangan dengan rute Ho Chi Minh-Jakarta (PP) yang dijalankan maskapai Vietnam Airlines. Sehari satu kali penerbangan.
Maskapai lain baru bisa melayani dengan transit Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei. Diantaranya Tiger Air, Jetstar, Air Asia, Malaysia Airlines, Singapore Airlines, dan Thai Airlines. Sementara, kunjungan wisman asal Vietnam ke Indonesia terus meningkat.
Berdasarkan catatan Kemenpar, selama 2015, ada 44.000 turis Vietnam yang masuk ke Indonesia. Dan pada 2016, jumlah wisatawan Vietnam yang berkunjung ke Indonesia meningkat menjadi 60.000 orang.
" Dengan digelarnya Sales Mission ini serta realisasi penerbangan langsung, saya yakin akan ada peningkatan kunjungan wisman dari Vietnam di tahun ini menjadi sekitar 100.000-an orang," kata Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kemenpar, Rizki Handayani Mustafa.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya