Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Toynbee (Foto: Steve Weinik)
Dream - Selama tiga dekade terakhir, ada seseorang yang diam-diam meninggalkan pesan aneh di sekitaran Amerika Serikat dan Amerika Selatan. Pesan tersebut dilukis di lantai linoleum persegi panjang dan tertanam di aspal jalanan.
Setelah ditelusuri, hampir keseluruhan ubin membawa pesan yang sama. Kemudian ubin-ubin itu disebut sebagai 'Toynbee' karena banyak merepresentasikan pandangan sejarawan terkenal Arnold J Toynbee.
Sedangkan ubin-ubin lain membawa pesan mengenai pernyataan politik, keluhan masyarakat dan budaya yang dituangkan dalam nada-nada samar. Sejauh ini telah ditemukan ratusan ubin, namun tetap tidak terungkap identitas siapa pembuatnya. Serta tujuan apa sebenarnya yang ingin dikemukakan dengan melakukan tindakan itu.
Banyak yang kemudian meyakini bahwa pelakunya terinspirasi dari karya fiksi ilmiah, Ray Bradhury 'The Toynbee Convector' yang merujuk pada salah satu karya Arnold J Toynber. Isinya menceritakan tentang sebuah gagasan yang diusulkan Toynbee mengenai cara manusia untuk bertahan hidup. Termasuk dalam mencapai hal-hal yang nyaris di luar batas kemampuan seseorang.
Ada kemungkinan juga penciptanya ingin menyebarkan bahwa orang-orang harus mengadopsi ide dan pemikiran Toynbee serta harus berpikir di luar dari biasanya seperti menjelajah Jupiter.
Ubin misterius ini pertama kali muncul pada tahun 1980 di Philadelpia. Pada saat ini orang meyakini bahwa seniman anonim tersebut merupakan penduduk asli Philadelpia. Sebagian besar ubin ditanam di wilayah yang berbatasan dengan Kansas City, Missouri Boston, Massachusetts, Washington DC, dan masih banyak lainnya.
Sementara ini, satu orang yang dicurigai sebagai pelaku adalah pria yang mengatasnamakan dirinya sebagai James Morasco. Meskipun tetap dicurigai bahwa nama itu adalah hanya nama samaran.
Namun saat ia meninggal di tahun 2003, pesan-pesan serupa terus muncul bahkan setelah lama dari tanggal kematiannya.
Ubin dirancang dengan metode yang sangat cerdik. Dibungkus dengan kertas tar lalu diletakkan di jalan-jalan yang selalui ramai dilewati. Sebagian ubin ditekan masuk ke dalam jalanan meskipun banyak yang telah hancur dalam proses pemeliharaan jalanan.
Hingga akhirnya pada 2015 silam, Departemen Pemelihara Jalan Philadelpia menyatakan ubin Toynbee sebagai seni jalanan dan ingin menyimpan beberapa sisanya.
(Sumber: Amusingplanet)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya