Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Bathing Box Menjadi Pesona Di Brighton Beach, Victoria, Australia. (Foto: Dream.co.id/Arie Dwi Budiawati)
Dream – Saat berkunjung ke pantai, biasanya kamu akan disuguhi dengan pemandangan hamparan pasir pantai dan deburan ombak. Sesekali kamu juga menikmati suara cuitan burung camar.
Tapi, di Brighton, Victoria, Australia, kamu akan menemukan sesuatu yang beda.
Selain pasir pantai dan ombak laut, Sahabat Dream akan disuguhi “ pemandangan” deretan rumah mungil berwarna-warni di sepanjang pantai. Rumah-rumah itu dinamakan Bathing Box.
Rumah-rumah ini dicat berwarna-warni dan kerap menjadi objek fotografi dan selfie, lho.
© Dream
Sekadar informasi, Brighton ini terletak di City of Bayside—jaraknya 17 km dari Port Phillip Bay. Nah, Bathing Box ini terletak di Dendy Street Beach, Brighton, Victoria. Bathing box ini menjadi “ gaya” orang-orang zaman dulu untuk mandi sembari menikmati pemandangan pantai.
Bangunan ini merupakan area yang populer dan menjadi ikon Bayside dan aset budaya.

“ Ada 82 bathing box di Brighton Beach,” kata Media and Trade Relation Visit Victoria, Karen Webster bercerita kepada Dream di Brighton, Australia, Rabu 9 Oktober 2019.
© Dream
Dulunya, 1.860 bathing box, gudang penyimpanan, dan bangunan serupa di sekitar Port Phillip Bay dan Western Port. Kini, yang tersisa hanyalah yang ada di Brighton Beach. Plus, lebih dari 200 bangunan rusak akibat diterjang badai pada 1920—1930-an.
Selain rusak karena diterjang badai, bathing box ini juga sempat diusulkan ditutup oleh pemerintah lokal setempat.
Karen melanjutkan, “ rumah mungil” ini akhirnya menjadi cagar budaya dan dilindungi oleh Planning Scheme Heritage Overlay.
© Dream
Melihat rumah-rumah beraneka warna ini, terlihat pintu dikunci dengan gembok kecil. Tentu saja ada pertanyaan: isinya apa, ya? Karen menjelaskan rumah ini juga diisi oleh furnitur, seperti kursi. Ada juga payung pantai dan kursi pantai.
“ Pemilik tak perlu repot membawa payung dan kursi jika ingin pergi ke pantai,” kata Karen.

Dia mengatakan rumah-rumah itu dimiliki oleh pihak swasta. Sayangnya, tak bisa disewakan. Dikatakan juga bahwa rumah-rumah ini harganya sangat mahal. Diperkirakan nilainya mencapai 400 ribu dolar Australia.
“ Saat pertama kali dibuat, rumah-rumah itu dicat berwarna-warni oleh pemiliknya. Hanya untuk keceriaan,” kata Karen.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang