Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Presiden Jokowi Hadir Di JFC 2017 (Foto: Facebook/Kemenpar)
Dream - Warganet yang menunggu #ApaKataPresiden @jokowi terjawab sudah. Presiden Joko Widodo secara resmi membuka Jember Fashion Carnaval (JFC) 2017, Minggu 13 Agustus 2017 kemarin di Alun-alun Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Presiden Jokowi beserta Ibu Iriana, hadir di Jember didampingi oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya, Kepala Staf Presiden Teten Masduki, Gubernur Jawa Timur Pakde Soekarwo dan Bupati Jember Hj. Faida MMR.
Menteri Pariwisata Arief Yahya pun menetapkan Jember Fashion Carnaval (JFC) yang oleh warganet dipopulerkan dengan hashtag #PesonaJFC2017 itu, sebagai Event Karnaval Terbaik Nasional. Penghargaan tersebut langsung diterima oleh Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR.
" Jember Fashion Carnaval ini pionir, sudah sejak 16 tahun lalu, paling awal dan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam membuat karnaval!" kata Menpar Arief Yahya, dikutip dari keterangan pers tertulis, Selasa 15 Agustus 2017.
Faktor lain, reputasi internasional Jember Fashion Carnaval yang digagas Dynand Fariz itu sudah kenyang pengalaman dan juara dunia 11 events. " Kami juga pakai kostum JFC ke berbagai travel market dunia, untuk meramaikan booth Wonderful Indonesia di mancanegara," kata Arief.
Lalu #ApaKataPresiden @Jokowi di Jember? Presiden Jokowi menyebut Jember sebagai Kota Karnaval Dunia. " JFC tidak hanya sebagai icon Jember, tapi juga icon membanggakan dari Indonesia!" ungkap Presiden Jokowi.
Presiden juga meyakini, karnaval ini tidak kalah dengan karnaval bunga di Pasadena, karnaval paling heboh di Rio de Jeneiro Brasil, karnaval di Notting Hill. JFC ini merupakan karnaval yang dilaksanakan secara detail.
Presiden juga ingin kota-kota lain punya karnaval-karnaval yang unik di calendar of event tahunan masing-masing daerah. " Keragaman budaya Indonesia merupakan keunggulan Indonesia dibandingkan dengan negara-negara lain," jelas Presiden Jokowi.
Presiden memberikan tugas kepada Dynand Fariz, Presiden JFC untuk bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Kemendikbud untuk menyelenggarakan event karnaval ini ke tingkat nasional setiap 3 tahun sekali. Mungkin di Jakarta atau kota lain, namun masih tetap mengangkat Jember.
" Nanti saya posting di media sosial saya," sebut Presiden Jokowi menjawab pertanyaan warganet yang trending topic dengan menggunakan hashtag #ApaKataPresiden @Jokowi.
(Sumber: Kementerian Pariwisata)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

