Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
(Foto: Amusing Planet)
Dream - Setiap tahun, tersedia banyak bola tenis dalam Turnamen Wimbledon di Inggris. Jumlahnya fantastis, yakni melebihi 54.000 bola. Hal tersebut disebabkan oleh seringnya pergantian bola tenis.
Pada waktu pertandingan, bola tenis harus sering diganti untuk memastikan bentuknya tetap sempurna. Sebab, bentuk bola yang rusak bisa memengaruhi arah pantulan bola.

Karena menjadi barang tak terpakai, bola tersebut disumbangkan ke taman suaka margasatwa di sekitar Inggris sejak tahun 2001. Menurut laporan Amusing Planet, mereka memanfaatkannya untuk dijadikan sebagai rumah hewan mungil.
Ya, hewan tersebut adalah tikus ladang Eropa. Mereka biasa ditemukan di ladang gandum, sayuran dan di padang rumput. Bentuknya sangat mungil dengan bobot 4 gram. Mereka biasa tinggal di dalam gumpalan rumput yang mereka gantung di batang tanaman.

Sayangnya, mereka akan merusak tanaman untuk membangun sarang. Untuk mengatasinya, pihak margasatwa memasang bola tenis bekas di beberapa tempat di ladang.
Menurut mereka, bola tenis merupakan benda yang kokoh. Sifatnya yang tahan air dan berukuran mungil sangat cocok digunakan sebagai habitat tikus. Mereka bisa masuk melalui lubang untuk berlindung dari para predator.

Jangan panik ketika kamu menemukan tikus yang sedang mengintip dari bola tenis di ladang Eropa. Mereka mungkin hanya sedang berjemur menikmati sinar matahari.
(Laporan: Annisa Mutiara Asharini)
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha