Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Yogyakarta (Foto: Www.youtube.com)
Dream - Sejumlah wisatawan asing begitu mengagumi keindahan alam dan keberagaman budaya yang dimiliki Indonesia. Yogyakarta dan Bali menjadi dua kawasan yang sangat menarik perhatian mereka, terutama bangunan candi yang menurut mereka menyerupai Angkor Wat.
Seperti dilansir dari Huffingtonpost, banyak wisatawan mancanegara menilai Indonesia sebagai tempat berlibur yang luar biasa. Ada ribuan pulau dengan jumlah penduduk lebih dari 250 juta orang dan bahasa serta adat istiadat yang berbeda.
Untuk sementara, kunjungan Wisman memang lebih banyak mengarah ke Pulau Bali. Namun masih banyak tempat di Indonesia yang patut dicoba untuk dikunjungi seperti Yogyakarta.
Para turis hanya perlu menyebutkan kata 'Jogh-ja' saat tiba di Jakarta yang memiliki populasi hampir 10 juta penduduk. Yogyakarta memiliki penduduk lebih sedikit namun sangat berkaitan erat dengan budaya Jawa. Bahkan Lonely Planet menyebutnya sebagai detak jantung kebudayaan Jawa.
Di Yogyakarta terdapat Gunung Merapi yang sangat aktif, menjulang tinggi di atas kota. Selain itu, para wisatawan juga akan disuguhkan percampuran sejarah budaya tradisional dan modern yang mempesona. Sebenarnya kota ini telah menjadi incaran turis dari seluruh penjuru dunia sejak lama.
Salah satu tujuan terbaik untuk melakukan perjalanan ke Yogyakarta adalah kedekatannya dengan dua 'permata' arsitektur Indonesia yang paling bersejarah dan luar biasa, yaitu 'senyawa' Candi Prambanan dan Candi Borobudur.
Senyawa Candi Prambanan adalah sekelompok candi Hindu abad ke-9. Arsitektur khas Hindu menakjubkan dan struktur batu berundak berada dalam kondisi yang terpelihara dengan baik. Untuk menuju situs bersejarah ini hanya dibutuhkan 30 menit dari pusat kota Yogyakarta. Dan dapat ditempuh dengan perjalanan yang sangat mudah.
Sedangkan untuk menuju kawasan wisata Candi Borobudur dibutuhkan waktu sekitar dua jam berkendara ke arah yang berlawanan. Bagi Anda yang haus akan pengetahuan mengenai sejarah arsitektur, wajib memasukkan dua situs ini ke dalam daftar liburan.
Borobudur dianggap salah satu Monumen Buddha terbesar di dunia. Saat Anda tiba di sana lebih awal, akan menjumpai pemandangan yang tak biasa seperti suasana berkabut menjelang matahari terbit.
Selain kedua candi tersebut, Yogyakarta juga masih menawarkan berbagai pertunjukan seni dan budaya yang berlimpah. Seperti Sendratari Ramayana, menjadi sebuah tontonan dramatis yang memiliki arti khusus dalam budaya Jawa. Kisah Ramayana diambil dari syair epik Sansekerta.
Pertunjukan-pertunjukan ini digelar di area Candi Prambanan, sehingga bangunan candi yang eksotis tampak menjadi latar panggung yang luar biasa.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang