Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Wira Islamiati)
Dream - Wisata halal Indonesia kembali menuai prestasi di kancah internasional. Indonesia berhasil memboyong 12 dari 16 kategori yang diperlombakan di ajang World Halal Tourism Award 2016 di Abu Dhabi, UEA, 24 Oktober-25 November 2016.
Dilansir dari website resminya, http://itwabudhabi.com/halal-awards/2016-winners.html pukul 21.30 WIB, Rabu, 7 Desember 2016 Indonesia memborong 75 persen, dan hanya menyisakan 4 kategori saja. Dimana, Indonesia memang tidak mengikuti empat kategori tersebut.
Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengatakan jika kemenangan selalu direncanakan. Begitu pula dalam menyukseskan wisata halal Indonesia di kancah dunia. Meskipun sebelumnya, Malaysia sempat unggul di empat kategori inti namun, Lombok, Sumatera Barat dan Aceh mampu merebutnya.
Ketika wilayah yang memang sudah di branding sebagai destinasi halal itu berhasil memenangkan World’s Best Halal Destination, World’s Best Halal Honeymoon, World’s Best Halal Hotel dan World’s Best Halal Culinery.
“ Ini dramatic! Malaysia dan Turki itu legenda di Wisata Halal Dunia. Dari waktu ke waktu, ya dua negara ini yang menonjol. Dua tahun ini 2015 dan 2016, kita ambil alih!” ungkap Arief Yahya.
Kemenangan ini membawa dampak yang cukup besar untuk industri pariwisata domestik. Dimana label World's Best Halal mendongkrak rasa percaya diri masyarakat lokal, kepercayaan wisatawan asing dan semakin mendekatkan ke standar glolobal.
“ Selamat buat para pemenang! Terima kasih banyak buat para voters. Ini bukan akhir dari perjalanan menuju best halal, tetapi justru awal mula membangun ekosistem baru wisata halal,” kata dia.
Lebih lanjut Arif menyatakan jika kemenangan yang diraih Aceh merupakan penghibur di tengah bencana alam yang menimpa masyarakat Pidie. Aceh berhasil membuktikan sebagai World’s Best Airport for Halal Travellers - Sultan Iskandar Muda International Airport, Aceh, dan World’s Best Halal Cultural Destination – Aceh.
“ Semoga tetap tabah dan cepat recovery, bagi yang sedang terkena musibah,” sebut Arief Yahya berempati.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya