Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Wisata Di Jepang
Dream - Bagi Anda yang akan berlibur ke Jepang tahun depan, siap-siap menghadapi peraturan baru yang ditetapkan oleh pemerintah setempat. Mulai 2019, turis yang meninggalkan Jepang diharuskan membayar retribusi keluar senilai 1.000 yen atau sekitar Rp130.000.
Peraturan ini telah disahkan oleh legislatif Jepang pada Rabu 11 April lalu. Retribusi keluar itu akan diterapkan pada 7 Januari 2019.
Bukan hanya turis asing, warga Jepang yang keluar dari Jepang menggunakan kapal atau pesawat terbang juga dikenakan retribusi ini. Namun, untuk wisatawan yang melakukan transit kurang dari 24 jam dan balita, tidak perlu membayar retribusi.
Melansir The Strait Times, Rabu 18 April 2018, Pemerintah Jepang mengklaim retribusi tersebut akan digunakan untuk menambah infrastruktur dan mempromosikan destinasi wisata terpencil di Jepang, serta kampanye pariwisata global. Pemerintah Jepang juga berencana untuk mendapatkan operator transportasi umum untuk memperluas layanan internet nirkabel gratis serta memperbanyak sistem pembayaran secara elektronik.
Media lokal Jepang menyebutkan dengan adanya retribusi tersebut, diperkirakan akan menambah fiskal sekitar 43 milar yen per tahun.
Sebenarnya bukan hanya Jepang yang memberlakukan retribusi keberangkatan. Sebelumnya ada Inggris, Amerika, Jerman, Singapura, Thailand, dan China yang juga memberlakukan retribusi tersebut.
Diketahui, pariwisata Jepang saat ini sedang meningkat pesat. Selama 2017 ada 28,69 juta wisatawan yang datang ke Jepang atau naik 19,3 persen dari tahun sebelumnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya