Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Rapa'i Festival 2016 (Foto: Disbudpar.acehprov.go.id)
Dream - Pagelaran akbar Aceh International Rapa'i Festival 2016 yang baru kali pertama, sukses dihelat pada 26-30 Agustus di tiga titik yaitu Taman Ratu Safiatuddin, Taman Seni dan Budaya, serta Museum Tsunami Aceh. Lebih dari 150 penabuh menampilkan keahliannya menabuh rapa'i berbagai ukuran diselingi penampilan musisi tanah air dan mancanegara. Mereka tampil bergantian selama empat hari dan memuaskan lebih dari seribu pengunjung yang hadir.
Beberapa musisi ternama dalam dan luar negeri tampil dalam acara ini, di antaranya adalah: Ogawa Daisuke (Jepang), Absolutely Thai (Thailand), Miladomus (China), Pejman (Mohammad Reza), Jahanara (Iran), dan Fieldflyer (Malaysia). Ada juga Daood Debu, Rafli Kande, Tompi, Gilang Ramadhan, Moritza Taher, dan Steve Thornton.
Rapa'i sendiri merupakan alat musik perkusi tradisional Aceh pengaruh dari Timur Tengah yang dibawa dan diperkenalkan seorang penyair Islam bernama Syekh Rapa'i. Alat musiknya dimainkan berkelompok dengan cara ditabuh dan menjadi pengiring berbagai tarian dan lantunan syair pesan agama yang dipandu seorang syekh. Atraksi tersebut telah sekian lama berkembang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam masyarakat Aceh.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nangroe Aceh Darussalam, Reza Pahlevi, menjelaskan bahwa Aceh International Rapa'i Festival 2016 merupakan salah satu upaya Pemerintah Aceh dalam melestarikan nilai tradisi, khususnya musik etnik Aceh. Festival berskala internasional tersebut sekaligus meningkatkan kapasitas pelaku seni-budaya di Aceh. Selain itu, kegiatan Aceh International Rapa'i Festival 2016 juga menjadi momentum untuk memperkenalkan Aceh sebagai salah satu destinasi wisata halal di Indonesia bagi dunia.
Kabid Promosi Dinas Pariwisata Provinsi Nangroe Aceh, Rahmadhani menambahkan, Aceh sudah ditetapkan sebagai wisata halal dan kini sedang mengikuti voting untuk kategori " The World’s Best Halal Cultural Destination 2016" . Aceh juga tengah mengikuti Kompetisi Pariwisata Halal Nasional 2016 (http://bit.ly/voteaceh, halaltourism.id) yang baru pertama kali digelar di Indonesia di mana pemenangnya akan diusulkan menjadi perwakilan Indonesia dalam ajang kompetisi pariwisata halal internasional World Halal Travel Award (WHTA).
Aceh ikut serta dalam empat kategori berikut:
Nomor 1 Kategori Airport Ramah Wisatawan Muslim Terbaik - Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, Aceh
Nomor 2 Kategori Hotel Keluarga Ramah Wisatawan Muslim Terbaik - Hermes Palace Hotel (Banda Aceh, Aceh)
Nomor 10 Kategori Destinasi Budaya Ramah Wisatawan Muslim Terbaik - Aceh (Nanggroe Aceh Darussalam)
Nomor 14 Kategori Daya Tarik Wisata Terbaik - Masjid Raya Baiturrahman Aceh (Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam)
Aceh yang lekat dengan budaya Islami kini tengah memperkuat diri menjadi destinasi wisata halal. Pelayanan dan sosialisasinya terus ditingkatkan dengan banyak cara, salah satunya dengan penyelenggaraan Aceh International Rapa'i Festival 2016. Pemerintah Daerah Aceh juga tengah menyiapkan standarisasi yang dibantu oleh negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) agar para pelaku industri mendukung dari segi atraksi dan amenitas.
(Sumber: Situs Kemenpar, Pesonaindonesia.travel)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya