Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Dream - Google merilis hasil survei terbaru terkait tren industri perjalanan di Indonesia. Hasil survei itu menyebutkan Malang menjadi destinasi paling populer dalam dua tahun terakhir.
" Ternyata Malang paling populer dua tahun ini. Banyak wisata baru bermunculan dan populer di Malang sehingga menarik wisatawan," kata Industry Manager Google Indonesia, Zulfi Rahardian di Jakarta.

Alun-alun Kota Malang (Ngalam.co)
Survei ini didasarkan pada data hasil pencarian lewat mesin penelusuran Google periode Januari 2017 hingga Juli 2018. Ada 10 destinasi wisata yang banyak dicari, delapan di antaranya ada di Pulau Jawa.
Selama periode tersebut, tren pencarian untuk Malang mengalami peningkatan cukup signifikan. Sehingga Malang menempati urutan teratas destinasi wisata dalam pencarian Google.
© Dream
Menurut Zulfi, masyarakat Indonesia memiliki kecenderungan untuk mencari informasi mengenai tujuan wisata sebelum memutuskan berlibur. Survei ini dihadirkan untuk membantu para pelaku bisnis perjalanan dalam mengenali perilaku konsumen
Diprediksi bisnis perjalanan dapat memberikan sumbangsih pada perekonomian nasional mencapai US$25 miliar, setara Rp382 triliun pada 2025. Selain itu, Indonesia juga bakal menjadi pasar terbesar industri traveling di Asia Tenggara.

Kebun bunga di Kota Malang (Ngalam.co)
Survei ini juga mengungkapkan tren pertumbuhan traveler dari kota-kota kecil sebesar 48 persen dibanding kota besar yang hanya naik 18 persen.
Pada kesempatan yang sama, Vice President of Marketing Traveloka, Kurnia Rosyada, menyoroti pertumbuhan industri pariwisata Indonesia. Menurut dia, terdapat perubahan tren konsumsi pada masyarakat saat ini
" Kami melihat adanya perubahan tren pola konsumsi, di mana saat ini sebagian masyarakat Indonesia lebih gemar menghabiskan waktu dan pendapatannya untuk kebutuhan traveling (leisure economy)," kata Kurnia.
Dia memperkirakan pada 2018, pengeluaran untuk liburan tumbuh sebanyak 5,1 persen. " Mencapai Rp368,9 triliun," kata Kurnia.
© Dream
Kurnia membenarkan Malang menjadi destinasi wisata paling populer tahun ini, terutama Baru. Ini karena Malang mudah dijangkau dan memiliki banyak tempat atraksi wisata,
" Selain itu, Lombok dan Bangka Belitung juga cukup populer selain Bogor dan Bandung yang memang sudah lama populer," jelas Kurnia.

Alun-alun Batu (malangupdate.com)
Umumnya, kata Kurnia, masyarakat mengambil keputusan untuk berwisata dengan melakukan transaksi pembelian di menit-menit terakhir. Pada kondisi seperti ini, kecepatan dan kemudahan adalah penentu, terutama bagi pelaku industri perjalanan online.
Mengutip data Google, Kurnia menyebut jum;ah pencarian terkait destinasi wisata mengalami kenaikan cukup signifikan. Angkanya mencapai 30 persen sejak Januari 2017.
" Fenomena ini terjadi karena didukung oleh kemudahan akses informasi perjalanan dan kenyamanan pembelian melalui aplikasi seperti Traveloka," terang Kurnia.
Laporan: Rahma Yulius
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari