Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Contoh Visa Haji Yang Dicetak Dalam Kertas Biasa Ukuran A4 (Foto: Www.kemenag.go.id)
Mulai musim haji tahun ini, visa haji yang semula berbentuk stiker akan diubah menjadi visa berbentuk kertas biasa berukuran A4.
Dream - Pada Musim Haji 2015 diwarnai dengan adanya keterlambatan penerbitan visa beberapa jemaah haji. Kementerian Agama tidak menginginkan hal ini terulang. Upaya untuk memudahkan proses penerbitan visa pun dilakukan.
Salah satunya dengan mengubah bentuknya dari stiker menjadi kertas biasa.
"Mulai musim haji tahun ini, visa haji yang semula berbentuk stiker akan diubah menjadi visa berbentuk kertas biasa berukuran A4," terang Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri, Sri Ilham Lubis dikutip dari situs Kemenag.go.id.
Ia menambahkan, sistem ini sudah terintegrasi antara Kementerian Luar Negeri Arab Saudi dan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Sebagai langkah awal, sistem ini baru diterapkan untuk pertama kalinya di Indonesia dan India.
Indonesia dijadikan negara percontohan untuk perubahan bentuk visa haji dari stiker menjadi berbentuk kertas biasa lantaran dianggap sukses dalam penerapan sistem e-hajj pada musim haji 2015 lalu. Selain Indonesia, India juga dipilih sebagai negara percontohan karena merupakan salah satu negara pengirim jemaah haji terbesar.