5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Tembok Besar China (Foto: Shutterstock)
Dream - Tembok Besar China telah lama berdiri menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO. Namun baru-baru ini, tembok raksasa yang awalnya berfungsi sebagai benteng itu dilalap oleh si jago merah.
Berdasarkan laporan dari Beijing Morning Post yang diterima oleh Shangaiist, bagian tembok di dekat Pegunungan Panlong hangus terbakar pada sekitar awal Desember. Penyebabnya sepele, yakni karena kecerobohan memasak.
Insiden ini pertama kali diketahui oleh sekelompok volunteer yang sedang berjaga di atas menara. Dari sana, mereka melihat asap dan segera memberikan sinyal tanda bahaya.
Kelompok pengunjung yang memicu kebakaran langsung saja lari kalang-kabut. Dua diantaranya berhasil diamankan oleh petugas, tetapi menolak untuk memberi penjelasan. Namun diketahui bahwa rombongan tersebut menyelinap masuk ke dalam situs tanpa membayar tiket masuk.

Terlihat dari foto yang tersebar di situs Weibo, seorang pria tampak sedang asyik memasak dengan menggunakan tungku di lorong tembok. Di dalam foto, dapat terlihat satu bungkus mi instan dan panci yang sedang dididihkan. Sementara tembok situs bersejarah tersebut berubah menghitam akibat panasnya api pembakaran.
Merusak situs bersejarah di China dapat berakibat fatal. Mulai dari denda sebesar ¥500 atau sekitar Rp1 juta, hingga kurungan penjara selama 10 hari.
(Sumber: shanghaiist.com/Annisa Mutiara Asharini)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?