Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
The Sunken Garden (Foto: Njbawden/Flickr)
Dream - Daerah di sebelah tenggara Australia Selatan dekat Gunung Gambier dipenuhi dengan berbagai hasil fenomena karst dan vulkanik, seperti kawah gunung berapi, danau, gua batu kapur, gua berisikan air, dan lubang runtuhan.
Salah satu lubang runtuhan yang berada di Jubilee Highway East ini layak untuk kamu kunjungi. Lubang ini dulunya merupakan gua batu kapur yang mengalami korosi karena air laut, sehingga runtuh perlahan-lahan menjadi lubang. Sekarang, lubang ini berubah menjadi taman yang indah.

The Sunken Garden di lubang runtuhan Umpherston ini dibangun oleh James Umpherston pada tahun 1880, sesaat setelah ia membeli lahan ini dua puluh tahun sebelumnya. Setelah pensiun, James ingin membuat tempat dimana rakyat Gunung Gambier dapat bersantai di bawah hangatnya sinar matahari musim panas.
Ia pun membuat jalan di sela-sela bebatuan dan melengkapinya dengan alas yang terbuat dari kayu agar orang dapat masuk ke dalam lubang runtuhan ini. Di dalamnya, ia menanam beragam jenis pakis, bunga, dan semak-semak. Lubang runtuhan ini bahkan dilengkapi dengan danau kecil sehingga memungkinkan pengunjung untuk dapat bersantai menaiki perahu.

Taman ini menjadi sangat populer di lingkungan Gunung Gambier. Setelah James wafat pada tahun 1900, taman ini sempat tidak terawat. Sekitar 40 tahun, taman ini menjadi tempat pembuangan sampah. Untungnya, ada beberapa pegawai dari South Australian Woods dan Forest Department yang menyelamatkan taman ini pada tahun 1976.
Mereka memusnahkan sampah serta semak-semak liar dan menggantinya dengan tanaman hydrangea dan berbagai jenis spesies botani lainnya. Saat ini, The Sunken Garden kembali populer dan telah dinobatkan menjadi situs warisan Australia Selatan pada tahun 1995.
(Sumber: amusingplanet.com/Annisa Mutiara Asharini)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya