Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Buat kamu yang hobi traveling lewat perjalanan udara, melakukan tayamum di pesawat mungkin kerap dilakukan. Dinding kabin atau jok pesawat biasanya itulah yang jadi pilihan untuk bertayamum.
Tapi, bagaimana hukumnya ya? Apakah bertayamum dengan dinding kabin atau jok pesawat memang diperbolehkan dalam Islam? Simak yuk penjelasannya.
Alquran menyebutkan bahwa media yang bisa digunakan untuk tayamum adalah sha'id. Allah berfirman,
"Jika kalian tidak menjumpai air, lakukanlah tayamum dengan menggunakan sha'id yang suci." (QS. An-Nisa: 43).
Makna kata sha'id secara bahasa adalah permukaan bumi. Az-Zajjaj dalam tafsirnya mengatakan,
"Saya tidak mengetahui adanya perbedaan pendapat di antara ahli bahasa bahwa makna dari kata sha'id adalah permukaan bumi." (Tafsir Ma'ani Alquran, 2/56)
Dan bagian permukaan bumi selain air, tidak harus berbentuk debu atu tanah. Ada juga yang berbentuk bebatuan, kerikil, pasir, dan sebagainya. Meskipun yang paling bagus untuk tayamum adalah tanah yang menghasilkan debu (thurab al-Harts). Ibnu Abbas pernah mengatakan,
Sha'id yang paling bagus adalah tanah pertanian. (Tafsir Ibnu Katsir, 2/280)
Sha'id yang tidak berupa tanah, seperti bebatuan, atau kerikil, apakah bisa digunakan untuk tayamum?
Ulama berbeda pendapat. Dan pendapat yang lebih kuat adalah, bisa digunakan untuk tayamum. Pendapat ini dinilai kuat oleh Syaikhul Islam (Majmu' al-Fatawa, 21/364), dan as-Syaukani (Nailul Authar, 1/305).
Karena itulah, media yang bisa digunakan tayamum ada 2:
(1) Semua permukaan bumi selain zat cair, apapun bentuknya.
(2) Unsur bumi yang menempel di benda yang bukan unsur bumi. Misalnya debu yang menempel di kain atau di plastik. Debu bagian dari unsur bumi, sementara kain dan plastik bukan unsur bumi.
Nah, benda yang ada di ruang kabin pesawat bukan termasuk unsur bumi. Dinding pesawat, kursi, jendela, semua bukan unsur bumi. Karena itu, secara zatnya, benda-benda ini tidak bisa digunakan untuk tayamum. Kecuali jika pada benda ini ada debu yang menempel.
Jadi, apakah sah tayamum dengan dinding kabin pesawat?
Jawabannya........ baca di sini.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Kenapa Ada Orang Suka Sayur Pahit, tetapi Ada yang Tak Tahan Bau Ketumbar? Ini Penjelasan Sains

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti