5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa
Ilustrasi (Sumber: Http://www.arminarekaperdanajonggol.com/)
Dream - Tersesat adalah satu dari sekian masalah yang kerap dialami jemaah umrah atau haji. Terlebih bagi mereka yang lanjut usia atau yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Tanah Suci.
Ketika kembali dari Masjidil Haram atau Masjid Nabawi, ada saja jemaah yang tak dapat menemukan jalan kembali ke tempat menginap atau hotel mereka tinggal.
Atau bisa saja terjadi, ketika jemaah memutuskan untuk berjalan-jalan sendiri dengan dalih ingin menikmati kehidupan masyarakat setempat, namun justru lupa arah kembali ke hotel.
Nah, agar tak terjadi kasus-kasus semacam itu, Anda yang ingin menjalankan ibadah umrah sebaiknya perhatikan beberapa tips berikut.
1. Setibanya Anda di Mekah dan Madinah, segera catat nama hotel, nomor kamar dan alamat serta nomor telepon. Lalu selipkan catatan tersebut di saku atau dompet, dan bawalah selalu bersama Anda. Lebih baik lagi, catat data-data tersebut di ponsel Anda.
Usahakan catat pula nomor telepon teman sepemondokan, ketua rombongan atau pembimbing umrah, yang dapat Anda mintai bantuan jika terjadi sesuatu.
2. Anda wajib mengetahui siapa-siapa saja petugas penyelenggara umrah. Hapalkan hal-hal yang mudah dikenali, seperti warna seragam yang mereka kenakan serta identitias resmi. Hal ini untuk menghindari penipuan dari orang-orang yang tidak Anda kenal.
3. Saat pergi beribadah ke Masjidil Haram atau Masjid Nabawi, usahakan untuk selalu pergi bersama-sama rombongan. Hindari bepergian sendiri, apalagi jika Anda baru pertama kali ke Tanah Suci.
4. Tetap kenakan gelang pengenal dan id card (kartu tanda pengenal) agar Anda mudah dikenali jika terpisah dari rombongan. Itu juga bisa memudahkan Anda mencari pertolongan saat tersesat atau mengalami masalah kondisi darurat lainnya.
5. Cobalah untuk tetap tenang dan tidak panik jika Anda tersesat di jalan. Bila merasa lelah karena telah berputar-putar namun belum juga menemukan jalan kembali, cobalah untuk beristirahat sambil mengingat-ingat kembali jalan kembali ke hotel.
Jika Anda tak juga menemukan jalan pulang, Anda dapat mencari dan bergabung dengan jemaah Indonesia lain meski dari rombongan yang berbeda.
(Berbagai sumber)
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym

5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya