Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Afrika (Foto: Newmarketholidays.co.uk)
Dream - Semua orang pasti ingin merasa aman dan menyenangkan saat traveling ke suatu tempat. Namun, kita tidak pernah tahu bagaimana kondisi keamanan di tempat yang kita tuju. Para wisatawan seringkali pergi berkeliling dunia tanpa mengetahui risiko keamanan suatu negara terlebih dahulu. Ketika mengalami suatu insiden di negara tujuan, barulah mereka menyadari adanya ancaman keamanan.
Berdasarkan laporan dari The Ipsos Mori Business Resilience Trends Watch 2018, 63% traveler merasakan adanya peningkatan risiko bahaya dalam kegiatan pariwisata. Laporan tersebut mencakup tiga aspek keamanan utama, yakni ancaman kesehatan, ancaman keamanan dan ancaman kecelakaan lalu lintas.
Di bawah ini merupakan peta persebaran ancaman bahaya di seluruh negara.


Pada tahun 2018 mendatang, negara dengan tingkat risiko ancaman kesehatan sangat tinggi adalah Korea Utara, Afghanistan, Suriah, Irak, Yaman, Somalia, Sudan, Libia, Nigeria, Liberia, Bangui, dan beberapa negara di benua Afrika lainnya. Benua Afrika memiliki paling banyak negara dengan risiko kesehatan yang tinggi, dimana hanya ada lima negara yang memiliki tingkat ancaman sedang, yakni Maroko, Senegal, Sahara Barat, Tunisia dan Mesir.
Sedangkan di benua Asia terdapat 11 negara yang dikategorikan memiliki ancaman kesehatan tinggi, seperti Mongolia, Thailand, Laos, Myanmar, Bangladesh, Bhutan, Nepal, Sri Lanka, Papua Nugini, Uzbekistan dan Turkmenistan.
Apabila dilihat dari segi ancaman keamanan, beberapa negara dengan tingkat ancaman paling ekstrem diantaranya Afganistan, Yaman, Suriah, Sudan, Somalia, Libia, Mali, dan negara di benua Afrika lainnya.
Sementara ancaman di sektor kecelakaan lalu lintas paling banyak terjadi di Thailand, Kazakhstan, Iran, Oman, Arab Saudi, Etiopia, Somalia, Kenya, Madagaskar, Nigeria, dan hampir seluruh negara di benua Afrika.
Sebaliknya, negara-negara seperti Kanada, Islandia, Jepang, Australia, Prancis, Inggris, Jerman, Denmark, dan beberapa negara di benua Eropa lainnya tercatat memiliki tingkat ancaman kecelakaan lalu lintas yang paling rendah.
Berdasarkan data di atas, dapat terlihat bahwa benua Afrika memang memiliki tingkat ancaman bahaya yang paling banyak. Namun tentunya, kemanapun wisatawan berpergian keselamatan perjalanan tetap harus diutamakan.
(Sumber: boredpanda.com/Annisa Mutiara Asharini)
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia



Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya