Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Wisata halal memiliki peran yang strategis dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Bahkan pengembangan wisata halal menjadi kunci bagi penguatan ekonomi Indonesia.
Executive Director Bank Indonesia, Wiwiek Sisto Widayat, dalam seminar yang merupakan rangkaian acara dari Annual Meeting IMF-World Bank di Lombok, Nusa Tenggara Barat, baru-baru ini menyatakan wisata halal menjadi salah satu bidang yang sangat potensial dikembangkan mengingat banyaknya umat Islam yang tersebar di seluruh dunia.
" Di sisi lain, wisata halal juga menghadapi berbegai tantangan, terutama dari sisi budaya, demografi, tujuan maupun alokasi biaya yang dikeluarkan untuk berwisata," ujar Wiwik, dikutip dari Merdeka.com, Kamis, 18 Oktober 2018.
Menurut Wiwik, wisata halal tidak berdiri sendiri namun merupakan bagian dari industri halal. Termasuk di dalamnya sektor finansial.
Karena luasnya cakupan industri halal, dibutuhkan kerja sama antara pemerintah dengan berbagai pihak. Ini untuk mendorong industri halal semakin berkembang.
" Kerja sama juga perlu dilakukan dengan pemangku kepentingan di daerah-daerah wisata halal, untuk itu diperlukan pemahaman lebih dalam dari berbagai pihak," ucap dia.
Wiwik kemudian mencontohkan bagaimana NTB bisa mengembangkan potensi bagi suburnya industri wisata halal. NTB memiliki sejumlah aset yang bisa digunakan untuk mengembangkan sektor tersebut.
" Di sana ada resor, makanan tradisional, tempat-tempat bersejarah Islam dan tentu saja pantai indah. Wisatawan juga bisa datang ke sini dengan kapal pesiar dan menikmati keindahan Selat Lombok di sore hari," kata Wiwik.
Lombok memang menjadi salah satu destinasi wisata halal dunia. Kebanyakan wisatawan datang ke Lombok berasal dari Australia, Malaysia, Singapura dan sejumlah masyarakat lokal Indonesia.
Bahkan, Lombok telah ditetapkan sebagai Best Destination for Halal Tourism Resort oleh CNBC Indonesia pada 2017 dan oleh Mastercard-Crescent Rating Global Muslim Travel Index 2018. Tak hanya itu, Lombok juga meraih penghargaan The World Halal Tourism selama dua tahun berturut di Dubai, sekaligus ditetapkan sebagai The World Best Halal Honeymoon Destination.(Sah)
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?