Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
Dream - Rata-rata bayi baru bisa berdiri di usia 9 bulan atau lebih. Itu pun mereka masih tidak stabil dan harus memegang sesuatu agar tak jatuh duduk. Tapi yang terjadi di Islandia adalah sebuah pengecualian.
Snorri Magnusson, seorang guru renang bersertifikat dan lulusan Icelandic University of Education, jurusan Sport and Physical Education, membuat metode khusus untuk mengajarkan bayi-bayi di bawah usia 9 bulan untuk melatih mereka lebih seimbang dan mampu berdiri sendiri di usia kurang dari 9 bulan.
Bayi-bayi berlatih sebanyak 12 kali dan nantinya akan memiliki kemampuan menjaga keseimbangan dengan berdiri di tangan Snorri tanpa terjatuh. Menurutnya bayi usia 4,3 bulan sudah bisa belajar berdiri tanpa bantuan.
" Rata-rata muridku bisa berdiri di tangan saat berusia 4,3 bulan, tapi ada juga yang usia 3,6 bulan sudah bisa melakukannya," kata Snorri, seperti dikutip dari NY Daily News.
Kelas untuk bayi ini telah dilakukan Snorri cukup lama. Tapi kontroversi tetap saja ada. Banyak orang yang menganggap hal yang dilakukan Snorri bisa membahayakan kondisi tulang dan pertumbuhan bayi karena bukanlah hal yang normal.
Bagaimana menurut Anda?
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi

